Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontaloPeristiwa

Tanggul Jebol di Kelurahan Bugis, Dua Dapur Rumah Rusak Parah

×

Tanggul Jebol di Kelurahan Bugis, Dua Dapur Rumah Rusak Parah

Sebarkan artikel ini

Nusatimes.id-  Tanggul penahan air di wilayah aliran Sungai Bone, tepatnya di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, jebol pada siang hari tadi. Kamis (20/6/2024).

Salah satu yang terdampak, Suratman Ali mengungkapkan kekhawatirannya dan memohon perhatian dari pemerintah terhadap kondisi mereka.

“Kami harapkan kepada pejabat atau pemerintah untuk memperhatikan keadaan warga Kampung Bugis berada dekat kali atau sungai. Rumah kami sudah jadi begini karena tanggul jebol ini,” ujar Suratman saat diwawancarai awak media.

Suratman menjelaskan bahwa air jebol sekitar 07.00 pagi ketika air sungai naik besar. Meskipun barang-barang di rumahnya tidak hanyut, bagian dapur rumahnya mengalami kerusakan parah dan jatuh ke sungai akibat tanggul yang patah.

“Hanya dapurnya yang jatuh karena patah dan jebol. Dari dapur saya sampai dapurnya Ibu Ito juga setengahnya jatuh, padahal dapurnya baru dibangun,” tambahnya.

Kerusakan ini dialami oleh dua rumah di wilayah tersebut. Suratman juga menjelaskan bahwa tanggul yang jebol ini merupakan tanggul lama yang sebelumnya sudah pernah diperbaiki namum tidak selesai sepenuhnya.

“Ini memang sudah tanggul lama, namun tahun lalu tanggul lama ini patah. Pemerintah telah membangun buat tanggul baru, tapi tidak menyelesaikan yang patahan kemarin. Tanggul baru mereka hentikan di belakang rumah mantan RT, sehingga ketika di sini terbuka, dihantam banjir lagi,” jelasnya.

Menurut informasi yang diterima oleh Suratman, ada 3 tanggul yang jebol di wilayah tersebut. Hingga saat ini, warga yang tinggal di rumahnya sebanyak 3 orang belum menerima bantuan makanan dari pemerintah.

“Sampaikan sekarang belum ada bantuan makan dari pemerintah. Kami ini sudah dari tengah malam sampai sekarang belum istrahat. Begitu air naik jam 4 subuh, kami langsung bergerak mengatur barang. Jadi sampai sekarang belum ada bantuan makanan, hanya RT sudah datang mengambil data,” tutupnya.

Apa Komentar Anda?