nusatimes.id – Kepemimpinan baru olahraga prestasi Kota Gorontalo resmi dimulai. Abdul Hafidz Daud terpilih sebagai Ketua KONI Kota Gorontalo periode 2025–2029 secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang digelar di Bandayo Lo Yiladia, Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Selasa (30/12/2025).
Tak ada voting, tak ada rival. Seluruh cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Gorontalo sepakat menyerahkan tongkat komando kepada Hafidz Daud. Aklamasi ini menjadi penanda kuat besarnya kepercayaan insan olahraga terhadap figur yang juga menjabat Direktur RSUD Aloe Saboe Kota Gorontalo tersebut.
Terpilihnya Hafidz disambut antusias oleh para pengurus cabang olahraga. Harapan besar pun menggantung, kepemimpinan baru ini diyakini mampu membawa perubahan nyata bagi perkembangan olahraga di Kota Gorontalo.
Ketua terpilih, Abdul Hafidz Daud, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen penuh untuk bekerja keras memajukan olahraga daerah.
“Ini adalah amanah besar. Saya siap bekerja keras bersama seluruh pengurus KONI dan komunitas olahraga Gorontalo untuk memajukan olahraga di daerah ini,” tegas Hafidz.
Hafidz menegaskan fokus utama kepemimpinannya adalah pembinaan atlet usia muda serta penguatan dukungan terhadap cabang olahraga melalui penyelenggaraan event yang berjenjang dan berkesinambungan.
“Saya ingin memastikan setiap atlet mendapatkan fasilitas dan pelatihan yang memadai. Kami juga akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan dunia usaha demi melahirkan atlet berprestasi, dari tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.
Tak hanya soal prestasi, Hafidz juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia olahraga, termasuk perhatian serius terhadap kesejahteraan atlet berprestasi.
Selain itu, ia bertekad menjadikan KONI Kota Gorontalo sebagai organisasi yang profesional, dengan sistem pembinaan atlet yang terencana, berkelanjutan, serta menjalin hubungan harmonis dengan Pemerintah Kota Gorontalo.
Aklamasi sudah diketok. Komitmen telah diucapkan. Kini publik olahraga menunggu, akankah era Hafidz Daud melahirkan prestasi yang lebih menggigit? Waktu akan menjawab, arena sudah menanti. (*)






