Scroll untuk baca artikel
HeadlinePeristiwa

Pria di Kota Gorontalo Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Kosong, Sudah Sebulan Tinggalkan Rumah

119
×

Pria di Kota Gorontalo Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah Kosong, Sudah Sebulan Tinggalkan Rumah

Sebarkan artikel ini
Penemuan mayat di Kecamatan Dungingi Kota Gorontalo (Foto: Humas Polresta Gorontalo Kota)

Nusatimes.id – Seorang pria di Kota Gorontalo ditemukan tewas tergantung di rumah kosong, Jumat 24 Mei 2024.

Mayat yang ditemukan di Kelurahan Tomulobutao Selatan Kecamatan Dungingi tersebut diduga sudah meninggal sekitar satu bulan.

Polresta Gorontalo Kota bersama Polsek Dungingi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan mayat tersebut yang di pimpin Kanit Tipidter Ipda Amar Ammar Edwin Saputra.

Kapolresta Gorontalo Kota Kombespol Ade Permana, melalui kasat reskrim Kompol Leonardo Widharta, menjelaskan, dari hasil olah TKP diindetifikasi korban adalah RPA (25) warga kelurahan Tomulobutao Selatan.

Dari keterangan saksi, kata Kompol Leonardo, terungkapnya penemuan mayat tersebut saat saksi hendak memancing di sumur sebuah rumah kosong yang berada tidak jauh dari rumah korban.

Kemudian saksi melihat sandal yang sering dipakai oleh RPA, terletak di samping sumur tersebut.

Saksi kemudian mengambil sendal tersebut dan memperlihatkan kepada adik korban.

Adik RPA menyuruh saksi untuk memeriksa kembali ke rumah kosong tersebut, pada pukul 16.30 saksi kembali ke rumah kosong untuk memeriksa.

Di lorong kecil, saksi melihat tengkorak dalam keadaan tergantung dengan tali, lalu saksi memperhatikan jaket yang dipakai tersebut merupakan jaket yang sering dipakai oleh korban, sehingga saksi yakin bahwa tengkorak tersebut adalah jasad dari RPA.

“Jadi saat ditemukan RPA dalam keadaan leher tergantung terikat tali dan bagian tubuh lain seperti kaki sudah tidak utuh dan diperkirakan korban telah meninggal sekitar satu bulan,” jelas Kompol Leonardo.

Dari hasil interogasi keluarga korban, ternyata RPA sudah meninggalkan rumah sejak bulan April 2024.

“Penyebab kematian masih belum diketahui karena pihak keluarga sudah menerima dengan ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi maupun visum,” pungkas Kompol Leonardo.***

Apa Komentar Anda?